Header Ads

Bobol Minimarket, Polisi Rekrontruksi Pelaku

Berdalih butuh uang untuk membeli susu anak, Gunawan alias Sandang, 33, warga Desa Karangbong, Gedangan, membobol minimarket di Permata Regency, Desa Kludan, Tanggulangin. Penjaga rental play station itu berhasil membawa 26 pak rokok dan ponsel. Kerugian ditaksir Rp 2 juta.

Tersangka Gunawan alias Sandang akhirnya ditangkap setelah polisi mempelajari CCTV dan cara tersangka yang bisa membobol minimarket dari atap. Padahal, tinggi ruko mencapai delapan meter. “Dari analisa kami, terkait cara tersangka masuk lewat plafon, akhirnya kami menangkap tersangka tak jauh dari lokasi pembobolan,” kata Kasat Reskrim Polres Sidoarjo Kompol Muhammad Harris, Senin (7/8).

Polisi melakukan rekonstruksi bagaimana tersangka Gunawan beraksi pada 2 Juli 2017, sekitar pukul 02.00 dinihari. Tersangka yang menjaga rental, yang berjarak 11 ruko dari minimarket, naik ke balkon atas ruko yang terletak di bagian belakang. Setelah itu, tersangka naik dan berjalan di dinding belakang ruko hingga sampai di balkon minimarket.

Setelah berada di atap minimarket, tersangka langsung menjebol plafonnya dengan menggunakan linggis yang sudah disiapkan. Saat menjebol pertama kali, dia salah tempat karena masuk kamar mandi. Kemudian dia menjebol lagi di sebelahnya, dan masuk ke gudang penyimpanan barang. Tersangka langsung turun ke bawah dan menemukan brankas besi yang diduga berisi uang. Tersangka yang membawa linggis sempat menghantamkan besi tersebut sebanyak tiga kali ke brankas. Namun, usaha tersebut tidak berhasil membuka lemari besi tersebut.

“Karena sulit dibuka, dia merusak kunci pintu dan masuk ke dalam toko. Nah, di bagian kasir dia mengambil puluhan pak rokok dan ponsel, kemudian kembali naik ke atap plafon menuju ke ruko tempat dia bekerja,” kata Kasat Rreskrim Polres Sidoarjo.

Polisi yakin Gunawan alias Sandang sebagai pelaku dari rekaman CCTV dan menganalisis bangunan ruko. Awalnya, Polisi mencurigai tersangka melewati bagian depan ruko dan memanjatnya. Namun, asumsi itu dianggap tidak kuat karena saat itu di samping minimarket ada klinik bersalin. Apalagi ada pasiennya. “Kalau dari luar tentu ketahuan. Setelah kami melihat bagian belakang ruko, yang ada balkonnya, kami mencurigai penghuni ruko lain,” jelas mantan Kapolsek Simokerto ini.

Kepada Polisi, tersangka mengaku baru sekali ini melakukan aksi pembobolan. Namun, beberapa waktu lalu Polres Mojokerto menyebutkan bahwa tersangka terlibat kasus penggelapan. “Ini masih diselidiki oleh Polres Mojokerto,” katanya.

Tersangka Gunawan juga mengaku terpaksa melakukan pencurian karena tak punya uang. Apalagi, dia dihubungi istrinya untuk membelikan susu buat anaknya. “Saya naik melalui dinding balkon dan melintas di setiap ruko hingga sampai ke minimarket. Saya tidak takut jatuh karena saya butuh uang,” katanya.



from BERITA POLISI http://ift.tt/2vVudHY
via IFTTT

No comments

Powered by Blogger.